Saya lahir di sebuah kota pantai kecil bernama Parepare, kota ini berjarak sekitar 155 KM dari kota Makassar Sulawesi Selatan Indonesia.
Semasa kecil di kota inilah saya dirawat dengan penuh kasih sayang oleh seorang nenek bernama Nenek Fatimah....nenek inilah yang saya anggap seperti ibu sendiri karena kasih dan sentuhannya yang menyentuh hingga ke hati yang terdalam....bahkan sampai sekarang saya masih bisa mengingat bagaimana setiap malam saya tertidur pulas di pangkuan Sang Nenek sambil beliau menyentuh rambut saya dengan tangannya yang putih lembut.
Semasa kecil di kota inilah saya dirawat dengan penuh kasih sayang oleh seorang nenek bernama Nenek Fatimah....nenek inilah yang saya anggap seperti ibu sendiri karena kasih dan sentuhannya yang menyentuh hingga ke hati yang terdalam....bahkan sampai sekarang saya masih bisa mengingat bagaimana setiap malam saya tertidur pulas di pangkuan Sang Nenek sambil beliau menyentuh rambut saya dengan tangannya yang putih lembut.
Pada tahun 1992 selesai SMA di Sekolah Islam Athirah milik bapak Jusuf Kalla, saya memutuskan untuk merantau ke Australia untuk belajar Commerce, English dan Computer.
Disinilah saya belajar banyak tentang DIVERSITY dan TOLERANCE serta COMMUNICATION. Di Sydney Australia tepatnya di Hawkesbury Richmond saya sering berpindah-pindah tempat kost/asrama atau disana dikenal dengan nama Lodge untuk menambah wawasan dan pergaulan selain berteman dengan teman-teman dari negeri sendiri. Disini saya belajar banyak tentang Freedom dan kemandirian dari teman-teman dari Thailand, Malaysia, Singapore, Iran, Korea, Japan, Pakistan, Hong Kong, India, Laos hingga Swiss. Guru saya yang baik hati bernama Lynette dari Inggris dan satu lagi yang tidak akan saya lupa adalah Mr. George dari USA yang selalu murah senyum. Mereka adalah orang-orang baik yang dikirimkan Tuhan kepadaku...
Untuk memenuhi harapan orang tua yang menginginkan anak tertuanya memperoleh sarjana, maka saya kembali merantau ke Ibukota Jakarta untuk mengambil jurusan Manajemen pada Universitas Trisakti hingga pendidikan Master. Perjalanan di Jakarta saya mulai dari Tebet rumah Ibu Rina Hasyim, lalu ke rumah saudara sepupu di Pasar Minggu, dan mengontrak rumah di Buaran Jakarta Timur, rumah pertama di Cileduk Indah, lalu Metro Permata Karang Tengah hingga sekarang menentap di BSD City...Serpong Tangerang Selatan.
Disinilah saya belajar banyak tentang DIVERSITY dan TOLERANCE serta COMMUNICATION. Di Sydney Australia tepatnya di Hawkesbury Richmond saya sering berpindah-pindah tempat kost/asrama atau disana dikenal dengan nama Lodge untuk menambah wawasan dan pergaulan selain berteman dengan teman-teman dari negeri sendiri. Disini saya belajar banyak tentang Freedom dan kemandirian dari teman-teman dari Thailand, Malaysia, Singapore, Iran, Korea, Japan, Pakistan, Hong Kong, India, Laos hingga Swiss. Guru saya yang baik hati bernama Lynette dari Inggris dan satu lagi yang tidak akan saya lupa adalah Mr. George dari USA yang selalu murah senyum. Mereka adalah orang-orang baik yang dikirimkan Tuhan kepadaku...
Untuk memenuhi harapan orang tua yang menginginkan anak tertuanya memperoleh sarjana, maka saya kembali merantau ke Ibukota Jakarta untuk mengambil jurusan Manajemen pada Universitas Trisakti hingga pendidikan Master. Perjalanan di Jakarta saya mulai dari Tebet rumah Ibu Rina Hasyim, lalu ke rumah saudara sepupu di Pasar Minggu, dan mengontrak rumah di Buaran Jakarta Timur, rumah pertama di Cileduk Indah, lalu Metro Permata Karang Tengah hingga sekarang menentap di BSD City...Serpong Tangerang Selatan.
Setelah menikah, bersama istri berusaha mengembangkan usaha dengan berjualan stationery di Cileduk, membuka toko Metro Collection di Karang Tengah, membuka usaha pulsa, laundry, wartel....hingga membuka institusi pendidikan bernama Amadis Centre...sambil tetap melanjutkan usaha keluarga di bidang Car Rental....Sewaktu usaha pertama kelihatan maju saya pun pindah dari usaha rumahan dan berkantor di sebuah Ruko. Namun sayang saat itu Krisis Moneter menghantam Indonesia....banyak perusahaan yang bangkrut termasuk usaha kami...
Sejalan dengan mulai membaiknya perekonomian di Indonesia, sayapun kembali memulai usaha di bidang Car Rental hingga saat ini...untuk meraih impian membangun kembali sebuah gedung kantor yang dulunya saya impikan....
Sejalan dengan mulai membaiknya perekonomian di Indonesia, sayapun kembali memulai usaha di bidang Car Rental hingga saat ini...untuk meraih impian membangun kembali sebuah gedung kantor yang dulunya saya impikan....
Saat ini, saya hanya fokus menekuni secara umum bidang IT, Properti dan Transportasi. Dibidang IT saya berusaha mendirikan dan mengembangkan situs www.rumahbisnisindonesia.com yang bertujuan untuk membantu para Entrepreneur di Indonesia dengan memberikan pemahaman tentang bisnis dan juga memberikan FREE Advertisement bagi para Entrepreneur Indonesia. Ide situs ini muncul, saat saya pertama kali memulai usaha, saya merasakan betul betapa sulitnya melakukan kegiatan pemasaran yang efektif dan efisien untuk sekedar mempertahankan bisnis yang sedang kita geluti.Di bidang Transportasi mengembangkan usaha penyewaan mobil. Impian saya adalah, saya ingin mengembangkan usaha ini menjadi lebih professional tidak hanya melibatkan pihak keluarga semata tapi juga seluruh lapisan masyarakat terutama di wilayah BSD City Serpong, Jakarta dan sekitarnya. Usaha yang tadinya dimiliki keluarga berusaha saya buatkan strategi dan manajemen baru dengan nama CmpRent.com.
Sedangkan di bidang properti termasuk pemula dimulai dengan bergerak di bidang Marketing sekaligus melakukan investasi dengan skala kecil untuk membuat rumah-rumah sewa khususnya masyarakat menengah ke bawah...impian saya adalah dapat memenuhi kebutuhan rumah tinggal bagi masyarakat menengah yang berasal dari luar Jakarta. Impian ini ingin saya wujudkan karena pernah merasakan bagaimana sulitnya mencari sebuah rumah tinggal untuk tinggal di Jakarta saat memulai merantau dari kampung halaman.
Selain berusaha dalam bisnis utama, saya pun senang membantu orang-orang yang ingin menemukan kesuksesan dan kebahagiaanya. Untuk itu, saya bergabung dengan The 7 Awareness Training untuk membantu orang-orang yang membutuhkan bimbingan dan pelatihan untuk meraih impiannya.
Impian utama saya yang lain adalah ingin mengembangkan usaha dalam satu wadah institusi yang terus berkembang dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat Indonesia dengan cara yang baik dan benar tanpa harus berhutang...ini mungkin agak sulit tapi saya akan upayakan untuk terus berusaha agar impian dan cita ini bisa berhasil.
Untuk itu dalam tulisan ini, saya sekaligus memohon doa dan dukungannya agar kita secara bersama-sama bisa mewujudkan mimpi-mimpi kita menjadi kenyataan....Semoga....Sampai jumpa di Puncak!
Untuk informasi lebih dalam silahkan hubungi: 0812 909 2234
Salam
Asrulsani Abu

